USD Menguat, Emas Menjauh dari Level Tertinggi 7 Minggu

USD Menguat, Emas Menjauh dari Level Tertinggi 7 Minggu

Harga emas turun tipis pada perdagangan hari Rabu karena mata uang AS USD menguat
dan investor melakukan aksi ambil untung atau profit taking setelah data Uni Eropa yang suram mendorong harga emas ke level tertinggi dalam tujuh minggu di sesi sebelumnya. “Pada saat ini, sisi atas terlihat sedikit terbatas namun terlihat jelas beberapa peningkatan dalam posisi panjang bersih di pasar, tapi kami melihat beberapa penjualan datang melalui sisi ETF juga,” kata analis ANZ Daniel Hynes, mengacu pada pertukaran dana yang diperdagangkan. “Jadi akan sulit bagi emas untuk keluar dari sini (kisarannya) untuk minggu depan atau kedua.” Emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD 1,264.88 per ounce pada pukul 0411 GMT. Sehari sebelumnya, emas mencapai harga terteinggi sejak 14 Juni di USD 1,273.97. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,6 persen menjadi USD 1,271.70 per oounce.

Sementra itu dari data ekonomi terlihat, ukuran aktivitas industri AS di bulan Juli meluncur dari level tertinggi dalam tiga tahun di tengah perlambatan pesanan baru, dan
belanja konsumen yang hampir tidak naik di bulan sebelumnya, menetapkan tahap untuk ekspansi ekonomi moderat di kuartal ketiga. “Saya pikir investor mungkin mencari lebih jauh bukti angka inflasi lebih kuat sebelum mereka mendapatkan sedikit lebih optimis tentang kenaikan suku bunga, yang jelas akan menjadi angin sakal untuk harga emas jika probabilitasnya mulai naik,” kata Hynes.

Di pasar mata uang, USD bertahan pada kenaikan moderat pada hari Rabu setelah terpental dari posisi terendah dalam 15 bulan, mendapatkan keuntungan dari jeda penjualan yang babak belur karena investor mulai memposisikan posisi penting
minggu ini, terutama laporan pekerjaan utama AS di hari Jumat. Untuk dampak potensial terhadap USD, pasar sedang menunggu laporan pekerjaan ADP AS dan komentar oleh Presiden Fed San Francisco John Williams dan ketua Fed Cleveland Loretta Mester
di sesi nanti.

“Tingkat teknis utama yang akan datang untuk USD berkaitan dengan keduanya yakni DXY maupun mata uang utama, khususnya EUR, cenderung untuk mendikte aksi harga dalam jangka pendek,” tulis trader MKS PAMP Sam Laughlin dalam sebuah catatan pada hari Selasa. “Semua mata akan beralih ke tingkat ini untuk mendapatkan arahan yang berharga”

Emas di pasar spot bisa mematahkan support di USD1,264 per ounce dan jatuh ke
level support berikutnya di USD 1,258, seperti yang disarankan oleh pola wave-nya
dan analisis retracement Fibonacci, menurut analis teknikal Reuters Wang Tao. Sementara itu, perak tergelincir 0,6 persen menjadi USD16,60 per ounce. Di sesi sebelumnya perak menyentuh level tertinggi sejak 29 Juni. Platinum turun tipis 0,2 persen menjadi USD 942,30 per ounce, setelah naik ke level tertinggi dalam tujuh minggu di awal hari. Palladium melayang 0,3 persen lebih rendah menjadi USD 889,25 per ounce. Pada sesi sebelumnya, palladium menandai level tertinggi sejak 13 Juni.

error: Content is protected !!