USD Menguat, Emas Mendekati Level Terendah Empat Minggu

USD Menguat, Emas Mendekati Level Terendah Empat Minggu

Emas turun tipis pada hari Senin sampai menyentuh level terendahnya dalam empat minggu saat mata uang Ameriak Serikat USD menguat, diamana pasar menunggu komentar resmi dari Federal Reserve AS setelah data ekonomi lunak pekan lalu. Presiden Fed New York William Dudley, sekutu dekat Ketua Fed Janet Yellen, akan ikut ambil bagian dalam pertemuan meja bundar pemimpin bisnis lokal di Plattsburgh, New York. “Jika Dudley menegaskan bahwa Fed akan tetap hawkish terhadap kenaikan suku bunganya, saya rasa emas tidak akan bisa pulih dalam waktu dekat,” kata analis Argonaut Securities, Helen Lau.

Emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi $ 1,252.40 per ons pada 0428 GMT. Emas menyentuh level terendah baru di USD 1.250.80 selama sesi berlangsung, terendah sejak 24 Mei. Emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus turun 0,2 persen menjadi USD 1,254.20 per ounce. Meski the Fed menaikkan suku bunga pekan lalu, data ekonomi yang lebih lemah telah meragukan kemampuan bank sentral untuk mengejar sebuah kebijakan moneter yang agresif untuk sisa tahun ini. Pembangunan kembali AS jatuh untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Mei, tingkat terendah dalam delapan bulan akibat kegiatan konstruksi yang menurun secara luas, menunjukkan bahwa perumahan bisa menjadi hambatan pertumbuhan ekonomi di kuartal II.

Suku bunga AS yang lebih tinggi cenderung mendongkrak USD yang sekaligus menjadi tekanan uantuk harga emas dengan menaikkan biaya kesempatan memegang bullion non-yielding. Emas di pasar spot diperkirakan akan turun menjadi USD 1.243 per ounce, seperti yang disarankan oleh pola gelombang dan proyeksi Fibonacci Analisis, menurut analis teknikal Reuters, Wang Tao. Emas kemungkinan akan diuji pada sisi negatifnya untuk setidaknya seminggu pertama, kata Alex Thorndike, seorang trader di MKS PAMP Group, dalam sebuah catatan.

Hedge fund dan money managers meningkatkan jaringnya di posisi di emas COMEX untuk minggu ketiga berturut – turut ke tertinggi dalam tujuh bulan dalam seminggu sampai 6 Juni, dan menaikkannya sedikit perak, menurut data dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS yan g dipublikasi pada hari Jumat. Di pasar yang lebih luas, USD stabil terhadap sekeranjang mata uang mitra pada hari Senin, dan pasar saham Asia naik, mengguncang pertunjukan Wall Street yang tidak menyenangkan pada hari Jumat.

Di antara logam lainnya, paladium di pasar spot naik 1,3 persen menjadi USD 872,83, dan platinum naik 0,4 persen menjadi USD 928 per ounce. Perak naik 0,6 persen menjadi $ 16,68 per ounce. Ini menembus level terendah USD 16,575 selama sesi ini, terlemah sejak 19 Mei.

 

error: Content is protected !!