USD Defensif di Bawah Bayangan Data AS

USD Defensif di Bawah Bayangan Data AS

Mata uang AS USD memulai pekan ini dengan defensif pada hari Senin, setelah data ekonomi AS terpukul di bawah harapan dan uji coba rudal lainnya oleh Korea Utara selama akhir pekan yang dirasakan mendukung safe haven yen Jepang JPY. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam saingan utamanya, sedikit lebih rendah pada hari di level 99.226. USD tergelincir 0,1 persen terhadap mitra Jepang menjadi JPY 113,28.

Pada hari Senin, Korea Utara mengatakan telah berhasil melakukan uji coba rudal jarak jauh yang baru dikembangkan pada hari Minggu, yang diawasi oleh pemimpin Kim Jong Un dan bertujuan untuk memverifikasi kemampuan untuk membawa “hulu ledak nuklir skala besar yang berat,” menurut Kantor berita resmi Korea Utara KCNA.

Korut menembakkan sebuah rudal balistik yang mendarat di laut dekat Rusia pada hari Minggu dalam sebuah peluncuran yang Washington sebut sebagai sebuah pesan ke Korea Selatan, beberapa hari setelah presiden barunya mengambil alih jabatan untuk melibatkan Pyongyang dalam dialog. Pada hari Jumat, data AS menunjukkan kenaikan yang lebih kecil dari perkiraan kenaikan penjualan ritel April dari bulan sebelumnya, sementara laporan mengecewakan mengenai harga konsumen menimbulkan kekhawatiran tentang sektor ritel dan ekonomi yang lebih luas. “Data lebih lemah dari perkiraan, tapi tidak cukup lemah untuk menjaga USD di bawah tekanan untuk waktu yang lama,” kata Mitsuo Imaizumi, kepala strategi valuta asing Daiwa Securities yang berbasis di Tokyo.

“Berita rudal Korea Utara akhir pekan lalu memberi JPY beberapa lift, tapi tidak banyak,” katanya. “Secara keseluruhan, kita melihat perdagangan USD dalam kisaran baru-baru ini untuk saat ini, dengan investor fokus pada pertemuan FOMC bulan depan.”
Federal Reserve AS secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan depan. Bank sentral telah memperkirakan kenaikan dua lagi tahun ini setelah kenaikan kuartal di bulan Maret.

Mata uang zona euro EUR turun tipis 0,1 persen menjadi USD 1,0924. Posisi long bersih USD jatuh dalam pekan yang berakhir 9 Mei ke level terendah sejak awal Oktober, menurut perhitungan oleh Reuters dan data Commodity Futures Trading Commission yang dirilis pada hari Jumat. Pada minggu lalu, EUR menandai posisi long bersih pertamanya sejak awal Mei 2014, karena para investor menghembuskan nafas kolektif mengenai kelegaan menyusul kemenangan pro-EU Emmanuel Macron atas kandidat anti-EU Marine Le Pen di putaran kedua pemilihan presiden Prancis pada 7Mei.

error: Content is protected !!