Robot Forex? Kekurangan dan Kelebihannya

369
belajar forex robot forex

Sekarang ini ada pasar yang menawarkan sistem trading forex otomatis, penasihat ahli dan robot forex, bukan trading sendiri. Akan tetapi apakah trading tanpa emosi, tanpa memperhatikan strategi, melihat peraturan dan tidak terpengaruh oleh psikologi trader, cukup efektif? Ada pasar yang besar dengan robot forex sekarang ini, Anda bisa memilih sesuai dengan harga, hasil, penarikan, waktu trading, dan ragamnya. Semua robot ini oleh para penyedianya dikatakan “dijamin” tapi apakah mereka benar-benar efektif? Mari kita cermati kelebihan dan kekurangan menggunakan robot dalam trading forex.

Keunggulannya, sistem trading otomatis biasanya didasarkan pada strategi trading yang dikembangkan secara manual. Sistem ini mampu menyederhanakan pekerjaan trader. Robot trading selalu mengamati pasar. Mereka biasanya berada di server yang tidak terpengaruh oleh gangguan koneksi internet atau pemadaman listrik. Mereka mengamati pasar 24 jam sehari, 5 hari seminggu, sehingga mereka dapat menangkap keseluruhan pergerakan grafik berdasarkan settingannya. Ini adalah keuntungan besar dari robot forex. Apalagi para trader tidak harus duduk di depan komputer mereka dan mengamati pasar. Robot inilah yang melakukan pekerjaan untuk mereka.

Sebagian besar robot ini selalu memulai bertransaksi dengan keuntungan. Para pembuat robot yang telah mengembangkan puluhan robot mengakui 95% dari robot mereka mengumpulkan keuntungan dengan sangat cepat. Pengguna robot tidak perlu mengurus berita dan trading dari waktu ke waktu. Mereka tidak perlu memantau harga atau apapun. Semua pekerjaan sedang dilakukan robot saat Anda duduk di ruang tamu Anda atau sedang tidur. Dan semuanya baik-baik saja. Anda juga bisa mengembangkan strategi yang Anda miliki dan mengubahnya menjadi robot trading. Anda bahkan bisa menghilangkan beberapa periode waktu ketika Anda tidak ingin trading, misalnya di malam hari. Ini semua mungkin, Anda bahkan bisa menemukan beberapa robot trading terpisah berdasarkan strategi yang berlawanan sehingga bila tidak berhasil, yang lain akan mengambil keuntungan untuk Anda. Apakah itu terdengar bagus? Ya, memang begitu.

Namun semua robot bekerja pada situasi pasar tertentu. Inilah kelemahannya. Entah Anda menyadarinya atau tidak, setiap strategi trading didasarkan pada situasi pasar tertentu. Saat melakukan trading secara manual, Anda cukup menunggu dan melihat pasar dan kapan situasi pasar sesuai dengan apa yang Anda inginkan dan kapan setup trading yang Anda cari telah terjadi, Anda hanya memicu trading Anda. Dengan robot forex, situasinya sedikit lebih rumit. Anda bisa memulai robot Anda dalam situasi pasar yang sedang Anda tunggu. Bila Anda mengumpulkan keuntungan yang Anda inginkan, posisi akan ditutup karena keuntungan dan perombakan ulang robot, cepat atau lambat sistem trading otomatis akan memasuki situasi yang benar-benar berbeda dari situasi yang dirancang dan inilah masalahnya.

Sebelum Anda menyadari bahwa situasinya berubah, Anda akan memiliki beberapa posisi terbuka dan akan rugi. Robot forex menunggu sampai mendapat keuntungan, itulah misinya. Anda bisa secara manual melakukan intervensi ke dalam robot yang tidak ingin Anda lakukan atau tunggu apa yang terjadi. Dan cepat atau lambat, jumlah trading Anda akan terakumulasi, minus akan meningkat dan robot akan kehilangan lebih banyak uang daripada yang sebenarnya diperoleh. Para pembuat robot juga mengakui bahwa lusinan sistem trading otomatis yang dikembanghkan berdasarkan berbagai strategi trading, berjalan terus 24 jam sehari atau berjalan hanya dalam interval waktu yang dipilih, namun semuanya berakhir dengan minus yang cukup serius di akhir permainan. Satu-satunya masalah di sini adalah Anda tidak dapat mendeteksi pada saat situasi pasar berubah dan segera setelah jelas bahwa situasi pasar tidak lebih dari apa yang dirancang robot dan Anda tahu bahwa Anda harus memulai sebuah robot baru. Dirancang untuk situasi trading seperti ini, robot pertama mengalami kerugian serius dan Anda mulai kehilangan uang.