Price Action dan Penerapannya dalam Forex Trading

635
belajar forex Price Action dan Penerapannya dalam Forex Trading

Price action merupakan salah satu konsep trading yang paling populer. Analisa teknikal yang mengandalkan pergerakan harga pada grafik ini sekilas tampak sangat sederhana. Namun, konsep trading dengan price action butuh jam terbang yang mumpuni agar sebagai trader Anda bisa mengaplikasikannya ketika live trading. Ada trader yang sunggh yakin bahwa price action mampu memprediksi harga yang akurat. Namun sesungguhnya price action menggunakan data pergerakan harga sebelumnya. Karena itu Anda tidak bisa hanya mengandalkan pola pergerakan harga untuk menentukan arah harga selanjutnya.

Price action adalah pergerakan harga pasangan mata uang. Di sini trader berusaha menemukan pola dalam pergerakan harga yang tampak acak pada grafik. Seringkali trader berpatok pada pola tertentu yang terlihat pada candlestick dan grafik dan berharap harga selanjutnya sesuai dengan prediksi trader berdasarkan pola tadi. Tampaknya sangat sederhana. Anda tinggal hafal polanya lalu pasang order sesuai dengan sinyal reversal atau kontinuitas. Jika sesederhana ini maka sudah banyak orang yang meraih untung dari trading forex.

Price action hanya sebagai alat bantu, bukan sebagai penentu analisa trading Anda. Pergerakan harga pada grafik umumnya akan selalu meninggalkan jejak-jejak dengan titik-titik harga yang patut Anda pertimbangkan sebelum membuka atau mengakhiri posisi. Price action membantu Anda mengidentifikasi kondisi pasar baik trend maupun konsolidasi. Price action membantu Anda menemukan di mana titik-titik penting resisten dan support yang bisa saja mempengaruhi arah harga kembali. Ada dua kondisi umum pasar  yakni trending dan sideways atau konsolidasi. Price action membantu Anda mengidentifikasi kondisi tersebut dengan memperhatikan harga tertinggi dan harga terendah.

Ada dua kencenderungan atau trend pasar yakni cenderung naik atau uptrend dan cenderung turun atau downtrend. Pasar yang cenderung naik dapat dilihat dari titik harga tinggi meninggi (HH, higher highs) dan harga rendah meninggi (HL, higher lows). Sedangkan pasar yang cenderung turun atau downtrend terlihat dari harga tinggi merendah (LH, lower highs) dan harga rendah merendah (LL, lower lows). Proses identifikasi kondisi pasar ini membantu keputusan trader untuk membuka posisi berdasarkan gaya trading terutama para swinger yang memilih trading dengan kondisi trending. Aplikasi price action juga berfungsi untuk mengetahui titik resistance dan support. Titik-titik harga ini penting karena bisa membantu trader untuk melihat keberlangsungan suatu trend yang kemungkinan besar akan kembali berubah arah.

Tapi sekali lagi, price action tidak bisa menjamin 100% akurat. Ada banyak faktor yang mempengaruhi pergerakan harga. Time frame yang Anda pilih juga berpengaruh pada frekuensi kemunculan bar candlestick. Time frame H4 akan memunculkan bar setiap 4 jam sekali. Time frame daily hanya akan memunculkan bar sekali sehari. Semakin rendah time frame, kemungkinan muncul fake signal akan semakin tinggi. Anda juga juga harus memperhatikan kalender forex. Data-data penting yang akan dirilis seperti nonfarm payroll, GDP, CPI, besar pengaruhnya bagi pergerakan harga dan itu sangat krusial dampaknya bagi trader dengan panduan price Action. Biasanya, pergerakan harga akan kembali normal tidak lama setelah rilis berita