Pivot Point dalam Forex Trading

373
belajar forex pivot point

Pivot point merupakan salah satu indikator yang lebih umum yang digunakan para trader di pasar forex. Pivot point terutama berlaku jika trader adalah seorang trader intraday, tetapi sedikit kurang penting untuk trader jangka panjang. Alasan utama mengapa indikator ini begitu populer adalah karena pivot point adalah cara cepat untuk mencari tahu potensi support dan resistance di pasar.

Area potensial ini secara bebas bergerak pada lintasan volatilitas pasangan mata uang, dan berusaha untuk menemukan peluang dengan cara cepat untuk mencari peluang trading selama sesi trading berlangsung. Ada orang yang akan mencari tahu pivot pada bingkai waktu yang lebih lama, tapi setiap kali Anda mencari pivot point, hampir selalu ada pada grafik jangka pendek. Bahkan, ada trader jangka pendek yang tidak menggunakan apa-apa selain pivot point.

Beberapa platform mendukung pivot point, tetapi jika Anda menggunakan platform yang tidak mendukung itu, Anda dapat dengan mudah menghitung dan plot pivot point Anda sendiri. Bagi Anda yang menggunakan MetaTrader 4, ada banyak indikator yang tersedia untuk di-download di forum di internet yang secara otomatis akan menghitung pivot point, dan beberapa broker juga akan menawarkan alat untuk melakukannya untuk Anda.

Level pivot dihitung menggunakan tiga jenis informasi dari trading hari sebelumnya yakni: High price, Low price dan Close price. Jelas, untuk mencari harga tinggi, rendah, dan harga penutupan dekat dengan hari sebelumnya, Anda hanya perlu memeriksa candlestick dari sesi sebelumnya. Banyak trader akan mem-plot pivot point pada bingkai grafik waktu yang lebih pendek, seperti versi per jam dan 15 menit.

Level pivot dapat memberitahu Anda ketika pasar akan berbalik dan mengubah arah, karena trader jangka pendek lainnya mengikuti pivot point mereka juga. Jelas, ini bukan 100% prediksi, tetapi pivot point bisa memberikan Anda ide yang baik ketika para trader hari mungkin melihat untuk membalikkan pasar dalam waktu dekat. Dalam rangka untuk menghitung pivot point pada setiap grafik forex, gunakan rumus berikut:

Pivot Point = ( Yesterday High + Yesterday Close + Yesterday Low ) / 3
Resistance 1 = (Pivot Point x 2) -Yesterday Low
Dukungan 1 = (Pivot Point x 2) -Yesterday High
Resistance 2 = Pivot Point + (Yesterday High-Yesterday Low)
Dukungan 2 = Pivot Point-( Yesterday High-Yesterday Low)

Ini adalah wilayah potensial support dan resistance di pasar jangka pendek yang mungkin menjadi panduan untuk trader hari. Seringkali, trader juga akan menggunakan sesuatu seperti candlestick untuk mengkonfirmasi reaksi yang bisa terjadi di area-area yang bagus juga. Seperti yang Anda lihat, ini hanya sebuah “panduan” untuk menunujkan ke mana pasar dapat bergerak dan reaksi apa yang mungkin terjadi berikutnya. Namun, saran untuk Anda agar pivot point hanya menjadi salah satu bagian dari sistem Anda, dan bukan seluruh sistem. Sama halnya dengan semua indikator lainnya, mereka hanya sebagai petunjuk dan bukan aturan keras yang patut Anda ikuti untuk menemukan di mana peluang trading yang baik yang bisa Anda ambil untuk meraih profit.