Perbedaan Long Term Trading dan Short Term Trading

1437

Sebagai trader, Anda bisa memilih short term atau long term ketika melakukan aktivitas trading. Namun sebelumnya, Anda harus tahu keunggulan dan kekurangan dari dua strategi trading ini. Anda juga harus mengenal siapa diri Anda ketika trading. Short term trading merupakan teknik trading untuk jangka pendek. Itu artinya ketika trading Anda melakukan open dan close trading dalam rentang waktu yang pendek. Seberapa pendek waktu trading yang Anda gunakan itu tergantung Anda. Short term trading tidak perlu menunggu waktu lama dalam hitungan hari. Anda hanya butuh beberapa menit untuk open dan close. Setelah 10 menit Anda open Anda bisa close. Itulah short term trading.

Ketika melakukan strategi short term trading Anda harus jeli menganalisa data. Keyakinan Anda harus sama, baik pada saat Anda open posisi maupun ketika Anda mau melakukan close posisi Anda. Pastikan bahwa Anda sudah mendapatkan profit yang maksimal atau setidaknya risiko ruginya bisa ditoransi. Short term trading juga disebut teknis scalping. Scalper umumnya diminati para trader pemula karena ingin cepat meraih profit dari tradingnya. Namun tak jarang para trader professional juga meminatinya karena ingin segera mendapatkan profit dalam waktu singkat.

Berbeda dengan short term trading, long term trading merupakan strategi trading dengan cara menahan harga dalam waktu lama. Trader yang memilih strategi ini akan melakukan close posisi dalam jangka waktu lama. Long term trading bisanya dipilih oleh trader yang sudah pandai menganalisa pasar. Kecenderungan utama para trader adalah segera melakukan closing jika arah pasar tidak berpihak kepada mereka. Alasannya, agar tidak banyak merugi. Tapi seorang trader long term trading, dia tahu pada titik mana dia closing.

Mana yang lebih menguntungkan dari kedua strategi trading ini? Semua strategi trading berisiko. Andalah yang mengelola risiko itu agar bisa meraih profit. Apapun strategi trading Anda, short term atau long term, itu tergantung Anda. Jika Anda memiliki waktu yang cukup atau bahkan full time sebagai trader Anda bisa memilih strategi long term trading. Karena dengan itu Anda bisa secara real time mengamati pasar. Jika waktu Anda tak cukup atau trading hanya sebagai pekerjaan sampingan, Anda bisa memilih short time trading. Tapi banyak orang yang sukses di trading walaupun tidak purna waktu untuk melakukan aktivitas trading.

Banyak trader mengatakan bahwa short term lebih sulit dari long term. Ini tidak berarti bahwa trader yang terbiasa melakukan long term trading bisa sukses menerapkan short term trading. Ada kecenderungan para scalper atau short term trading loncat sana, loncat sini dengan  open buy atau sell dan segera close trade jika sudah  terlihat profit. Keuntungan seorang scalper adalah bisa menghasilkan profit yang lebih besar karena  bisa beberapa kali open trade buy atau sell. Biasanya scalper menggunakan time frame antara 5 sampai 15 menit dengan margin antara 10 sampai 20 persen per posisi dan target profit sekitar 10 pips. Atau marginnya sampai 40 persen, target profit di bawah 5 pips.