Pengaruh Psikologi dalam Forex Trading

612
belajar forex Pengaruh Psikologi dalam Forex Trading

Tumpang tindih antara trading dan psikologi memang kompleks. Faktor psikologis, seperti kecemasan, dapat mengganggu pengambilan keputusan jernih di pasar forex. Demikian pula, praktik trading yang buruk bisa memperbesar tekanan yang normal di pasar forex. Seperti sulitnya memisahkan ayam dan telur, masalah psikologi trading pun kadang-kadang tidak ada hubungannya dengan trading. Musuh terbesar Anda ketika trading adalah Anda. Ini bukan masalah pasar, para pelaku pasar, atau peristiwa dunia. Ini adalah Anda! Jika Anda tidak profesional maka Anda akan membuat keputusan yang salah dan kehilangan uang secara konsisten. Berikut ini kunci dan konsep yang Anda butuhkan untuk mengembangkan psikologi trading profesional.

Pertama, trading dengan perencanaan yang disiplin. Rencana trading harus mencakup stop dan tingkat limit untuk trading. Periksa semua fakta dengan hati-hati sebelum Anda melakukan trading. Jangan biarkan pengaruh kegembiraan, ketakutan, atau orang lain yang membuat Anda untuk masuk atau keluar posisi sebelum semua keadaan sesuai dengan pedoman Anda. Apa yang naik pasti turun dan apa yang turun bisa kembali naik. Jangan biarkan keadaan sementara mengikis keyakinan Anda. Anda tahu bahwa Anda harus mengambil langkah-langkah untuk melindungi keuntungan Anda ketika tren melemah. Jadi lakukanlah. Jangan jatuh cinta (atau benci) dengan pair Anda. Pair yang Anda pilih tidak peduli bahwa Anda memilih dia, dan dia bukan teman Anda. Perhatikan aspek teknis dan lakukan hal yang benar berdasarkan sistem Anda sendiri.

Kedua, membangun dan menghormati stop loss untuk melindungi uang Anda. Ketika stop loss dipicu, segera bertindak. Tidak memiliki keraguan kedua. Hindari berpegangan pada posisi loss karena “harapan” Anda bahwa keadaan akan berbalik. Menurunnya pair yang Anda pilih biasanya akan terus turun sampai sesuatu yang positif terjadi untuk menangkap penurunan. Kebanyakan trader melanggar rencana yang telah ditetapkan dan mengambil keuntungan mereka sebelum meraih target keuntungan. Keyakinan yang salah adalah bahwa setiap transaksi harus menguntungkan. Jika Anda bisa mendapatkan 3 transaksi menguntungkan dari 6 maka Anda lakukan dengan baik.

Ketiga, tidak lebih dari trading. Salah satu kesalahan paling umum yang trader buat adalah leverage rekening mereka terlalu tinggi dengan ukuran trading jauh lebih besar dari akun mereka. Leverage adalah pedang bermata dua. Satu lot adalah $ 100,000 dan harus diperlakukan sebagai investasi $ 100,000, bukan $ 1000 sebagai margin. Kebanyakan trader menganalisa grafik dengan benar dan menempatkan transaksi yang bijaksana, namun mereka cenderung lebih memanfaatkan dirinya. Karena itu, mereka seringkali terpaksa untuk keluar posisi pada waktu yang salah. Aturan praktis yang baik adalah untuk trading dengan 1-10 leverage atau tidak pernah menggunakan lebih dari 10% dari akun Anda pada waktu tertentu.

Keempat, trading dengan tren. Bahkan tidak penting apa skala waktu yang Anda gunakan! Satu-satunya perbedaan adalah di ukuran stop-loss / target. Trading dengan tren jangka panjang membutuhkan stop loss besar serta target potensial yang lebih besar. Kesalahan paling umum trader di sini adalah mencoba mengikuti tren skala yang lebih besar dengan lebih nyaman stop-loss pendek. Sistem mengikuti tren akan mengharuskan Anda untuk memegang posisi untuk jangka waktu yang lebih lama. Jadi, belajar untuk bersabar