Memilih Currency Pair yang Tepat Saat Trading Forex

675
belajar forex memilih currency pair

Di pasar mata uang para trader bisanya memperjualbelikan pasangan mata uang atau currency pair. Mata uang ini diperjualbelikan secara berpasang-pasangan karena aktivitas membeli satu mata uang dan menjual mata uang lainnya dilakukan bersamaan. Mata uang yang berpasangan biasanya saling tarik-menarik, tergantung pada kurs mata uang yang mana yang mengalami penguatan pada saat itu. Ada pasangan mata uang utama atau forex mayor dengan USD di setiap pasangannya. Ada juga pasangan forex minor yang tidak memasangkan USD di dalamnya. Pasangan mata uang utama adalah yang paling likuid, karena banyak diperdagangkan di dunia seperti AUD/USD, EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF, dan USD/CAD.

Sebelum Anda memasuki aktivitas trading forex yang sesungguhnya ada baiknya Anda terlebih dahulu mengenali karakteristik dari masing-masing pair forex. Ini sangat penting agar Anda tidak salah dalam memilih pasangan mata uang ketika trading forex. Kesalahan dalam memilih pair forex justru akan membuat Anda kesulitan dalam memperoleh keuntungan. Untuk bisa memahami karakteristik pair forex, Anda bisa mempelajari pergerakan pair forex dengan time frame yang berbeda-beda. Anda juga bisa melihat riwayat atau history pergerakannya untuk memastikan kapan pair forex incaran Anda itu mengalami pergerakan yang aktif dan signifikan.

Anda juga bisa mengamati range pergerakan harian dari pair forex incaran Anda. Dari situ Anda akan tahu karakteristik atau kebiasaan dari pair forex yang Anda incar. Dengan mengetahui pergerakan aktif dari sebuah pair, Anda bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan open position di pair tersebut. Pada umumnya, banyak trader suka memilih pasangan mata uang silang seperti EUR/USD atau GBP/USD karena pergerakannya yang interaktif. Namun yang terpenting, sebelum menentukan pilihan, Anda harus mengetahui pergerakan terakhir dari tiap-tiap pair untuk memastikan pair mana yang masuk kategori jenuh dan pair mana yang masih ranging. Jika Anda seorang petarung, Anda bisa memilih pair yang tengah mengalami gejolak asalkan Anda tahu bahwa gejolak yang dialami pair pilihan Anda itu masih dalam batasan wajar atau sehat.

Meskipun secara pribadi Anda memiliki pertimbangan sendiri dalam memilih currency pair namun umumnya para trader memilih mata uang utama yang kuat seperti USD atau EUR. Jika Anda seorang trader pemula, pair EUR/USD atau GBP/USD merupakan pilihan yang cukup baik. Kedua currency pair ini dianggap sebagai currency pair yang paling berpotensi untuk mendatangkan keuntungan karena pergerakannya yang interaktif dan juga dilengkapi kemudahan untuk mendapatkan informasi-informasi fundamental yang berpengaruh terhadapnya. Anda juga harus mempertimbangkan besar atau kecilnya range dari pasangan mata uang pilihan Anda itu. Ada tiga kategori range currency pair yang harus Anda ketahui. Pertama, range besar. Pasangan mata uang yang memiliki range besar setidaknya memiliki pergerakan mulai dari 100 hingga 200 pips per hari. Currency pair dengan range yang besar memiliki potensi yang sangat besar untuk menghadirkan profit bagi Anda. Contohnya GBP/JPY dan GBP/USD.

Kedua, range menengah. Ini adalah pasangan mata uang yang paling cocok bagi trader pemula karena risikonya kecil namun bisa memberi profit yang cukup besar jika didukung faktor fundamental yang bisa menggerakkan pasar ke arah yang lebih kuat. Pergerakannya di bawah 100 pips per hari. Contohnya EUR/USD dan USD/JPY. Ketiga, range kecil. Pasangan mata uang ini pergerakannya kurang dari 50 pips per hari. Jika Anda ingin bermain aman dan tidak mengejar profit secara cepat Anda bisa memilih pasangan mata uang ini. Pergerakannya yang lamban mampu menenangkan Anda ketika trading. Ingat, sebagai seorang trader forex Anda harus memahami bahwa ada beberapa pasangan mata uang utama yang bagus. Anda tidak harus terpaku pada pasangan mata uang tertentu saja sehingga pintu profit terbuka juga bagi Anda dari currency pair yang lainnya.