Manfaat Membuat Analisa Harian Secara Rutin dalam Forex Trading

743
belajar forex Manfaat Membuat Analisa Harian Secara Rutin dalam Forex Trading

Analisa harian adalah inti dari sebuah rencana trading. Dinamika pasar yang selalu berubah akan terbaca melalui analisa yang secara rutin Anda buat. Jika Anda terbiasa untuk membuat analisa harian, maka trading Anda akan terencana waktu demi waktu yang pada gilirannya akan membuahkan hasil trading yang konsisten dan lebih baik. Anda bisa membuat analisa yang mudah berdasarkan sifat pergerakan harga dan reaksi pasar yang terlihat pada leve kunci resistance dan support. Anda juga bisa mengembangkannya untuk dikombinasikan dengan data-data teknikal dan fundamental yang sangat bisa mempengaruhi pergerakan pasar. Umumnya rilis data dan berita bisa lebih mudah dianalisa jika Anda sudah mengetahui sentimen pasar sesuai dengan sifat pergerakan harga saat itu. Karena itu Anda mesti menentukan level kunci support dan resistance dan meninjaunya setiap hari.

Level support dan resistance perlu Anda tentukan terlebih dahulu karena pada umumnya pergerakkan harga akan berada di sekitar level tersebut. Misalnya Anda memilih pasangan mata uang GBP/USD, untuk menentukan level kunci support dan resistance-nya, pertama-tama Anda harus melihat chart weekly dan tarik garis horisontal pada level-level tersebut. Level kunci ditentukan berdasarkan titik-titik yang tampak terlihat ketika harga balik arah. Setelah itu perhatikan pergerakan harga pada time frame yang lebih kecil yakni chart daily. Penyesuaian semacam ini perlu dilakukan karena sering kali terjadi harga pada level kunci chart weekly tidak sesuai dengan harga yang tampak pada chart daily. Anda juga bisa menambahkan level kunci lainnya yang jelas tampak pada chart daily.

Level kunci resistance atau support tidak harus ditentukan berdasarkan level yang tampak pada chart. Anda juga bisa mengambil level dimana terjadi pembalikan arah harga yang signifikan. Untuk itu Anda perlu memahami terlebih dahulu kaidah umum untuk menentukan support atau resistance. Pertama, garis horisontal pada level support bisa berubah sebagai level resistance bila berhasil ditembus atau sebaliknya. Kedua, garis uptrend sebagai support akan berubah menjadi resistance bila berhasil ditembus, atau sebaliknya. Ketiga, garis indikator moving average yang menunjukkan batas level resistance akan berubah menjadi support bila berhasil ditembus, atau sebaliknya.

Langkah berikutnya, Anda harus memperhatikan kondisi pasar saat itu, apakah sedang trending, sideways, choppy, slow, flat atau nyaris tidak bergerak. Hal ini penting untuk menentukan langkah Anda selanjutnya, apakah Anda membuka posisi baru, memperbaharui posisi Anda yang masih terbuka, atau menutup posisi Anda. Dalam melihat kondisi pasar Anda harus mulai dengan time frame panjang untuk mengetahui trend jangka panjang. Informasi pada weekly chart ini sangat penting Anda ketahui sebelum Anda mengamati time frame yang lebih pendek.

Langkah selanjutnya, Anda memperhatikan sinyal untuk masuk ke pasar dengan probabilitas yang paling tinggi. Anda bisa melihat sinyal trading yang sederhana, yaitu setup price action yang terbentuk pada level resistance. Bila Anda menemukan inside bar yang diikuti pin bar dengan penolakan (rejection) pada level resistance maka itu adalah sinyal sell dengan probabilitas tinggi, apa lagi setelah harga balik arah dan kembali ke arah tren utamanya atau downtrend.