Keuntungan Trading Forex Menggunakan Banyak Time Frame

718
belajar forex Money Management Terbaik dalam Forex Trading

Menggunakan banyak time frame sesungguhnya membantu Anda untuk menemukan level support dan resistance yang kuat. Memang tidak ada batasan baku berapa banyak time frame yang boleh Anda gunakan. Tiga time frame yang berbeda yang Anda gunakan biasanya sudah cukup memberikan outlook pasar yang luas. Time frame pertengahan (medium) tetap menjadi patokan untuk menetukan berapa lama transaksi Anda akan dibiarkan terbuka.

Selanjutnya Anda melangkah ke time frame yang lebih pendek (short), setidaknya seperempat dari time frame medium. Jika time frame medium Anda H1 (1 jam), maka time frame pendek Anda M15 (15 menit). Dengan perhitungan yang sama, time frame panjang (long) setidaknya harus empat kali lebih besar daripada time frame medium. Jika time frame medium Anda H1, maka time frame long Anda H4. Sangat penting memilih time frame yang tepat. Jika Anda biasa membiarkan posisi Anda terbuka dalam waktu lama hingga sebulan misalnya, sebaiknya Anda menggunakan kombinasi lain misalnya, D1, W1 (1 minggu) dan MN (1 bulan).

Lalu bagaimana Anda menerapkan time frame dalam forex trading? Dengan metode ini, lebih baik Anda memulai dengan time frame panjang. Dengan mengamati time frame panjang, Anda bisa menemukan trend yang paling menonjol. Bila Anda membuka posisi, jangan memperhatikan time frame panjang sebagai sinyal. Time frame panjang Anda gunakan untuk menentukan trend umum, sehingga posisi yang Anda buka nanti searah dengan trend yang terlihat di time frame panjang. Namun, Anda sama sekali tidak dilarang untuk membuka posisi yang berlawanan dengan trend di time frame panjang.

Anda bisa melihat pergerakan dengan lebih jelas di time frame medium. Di sini Anda bisa menentukan kapan Anda bisa membuka posisi. Petunjuk di time frame medium akan diterlihat lebih jelas di time frame pendek. Dalam perkembangan teknik trading, seringkali Anda akan menemukan petunjuk dini mengenai kemungkinan balik arah di time frame medium. Di sini Anda harus mencari sinyal masuk untuk buy atau sell. Di sini fluktuasi bisa terlihat lebih jelas dan Anda bisa mengambil posisi masuk yang lebih baik. Asal sinyal yang muncul di time frame ini searah dengan trend yang telah diperlihatkan di time frame yang lebih panjang.

Kombinasi ketiga time frame di atas mempermudah Anda untuk mencari entry level. Memang kapan persisnya harga akan berhenti dan pada level mana kita tidak akan pernah tahu. Kita hanya mengusahakan untuk mendapat harga semurah mungkin jika memilih buy, dan semahal mungkin jika memilih sell. Perhatikan time frame panjang terlebih dahulu baru turun ke time frame yang lebih pendek. Bila time frame panjang tampak uptrend namun time frame medium dan pendek terlihat downtrend, maka Anda harus hati-hati jika memilih posisi sell. Time frame panjang harus menjadi patokan. Sebaiknya Anda menunggu hingga time frame pendek mengkonfirmasi trend di time frame panjang