Ketahui Mengapa Anda Bisa Rugi dalam Forex Trading

403
belajar forex

Mengapa pergerakan mata uang utama membawa peningkatan kerugian bagi para trader? Pada artikel ini, Anda akan melihat kesalahan terbesar yang dilakukan trader forex, dan cara trading yang tepat. Trader forex rata-rata kehilangan uang, yang dengan sendirinya merupakan fakta yang sangat mengecilkan hati. Tapi kenapa? Sederhananya, psikologi manusia membuat trading menjadi sulit. Berdasarkan hasil trading riil yang ditempatkan pada sejumlah server trading utama sejumlah broker ada beberapa kesimpulan yang sangat menarik mengapa hal ini terjadi yakni godaan. Trader menghasilkan uang sebagian besar waktu dimana lebih dari 50% trading ditutup karena keuntungan. Jadi ada kecenderungan untuk segera menutup posisi untung meski kecil karena takut loss.

Data menunjukkan hasil lebih dari 43 juta trading yang dilakukan oleh para trader di seluruh dunia mulai kuartal kedua 2014 sampai kuartal pertama 2015 di 15 pasangan mata uang yang paling populer. Pada mata uang EUR terlihat 61% dari semua trading ditutup pada kenaikan. Dan memang dari setiap instrumen terlihat mayoritas trader menghasilkan keuntungan lebih dari 50 persen dari waktu tradingnya. Akan tetapi, jika trader benar lebih dari separuh waktu, mengapa sebagian besar kehilangan uang? Karena mereka kehilangan lebih banyak uang untuk trading loss mereka daripada yang mereka lakukan pada trading profit mereka.

Mari kita gunakan pasangan mata uang EUR / USD sebagai contoh. Trading EUR / USD ditutup dengan profit 61% dari waktu trading, namun rata-rata trading loss senilai 83 pip sementara rata-rata trading profit hanya 48 pip. Trader benar lebih dari separuh waktu, tapi mereka kehilangan lebih dari 70% pada trading loss mereka saat mereka profit dalam trading profit. Rekor jejak untuk pasangan mata uang GBP / USD yang volatile bahkan lebih buruk lagi. Trader menangkap keuntungan sebesar 59% dari semua trading GBP / USD. Namun mereka secara keseluruhan kehilangan uang karena mereka menghasilkan keuntungan rata-rata 43 pip pada setiap kali profit dan kehilangan 83 pip karena trading loss.

Solusinya, potong kerugian, biarkan keuntungan berjalan. Namun mengapa sangat sulit melakukannya? Trader memang sangat ahli dalam mengidentifikasi peluang trading yang menguntungkan – menutup trading dengan keuntungan di atas 50 persen dari waktu tradingnya. Namun, mereka benar-benar kehilangan, karena kerugian rata-rata jauh melebihi keuntungannya. Anda coba buka semua buku tentang trading dan sarannya pasti sama: potong kerugian Anda lebih awal dan biarkan keuntungan Anda berjalan. Ketika trading Anda melawan Anda, tutuplah. Ambil sedikit kerugian lalu coba lagi nanti, jika sesuai. Lebih baik mengambil sedikit kerugian lebih awal daripada menderita kerugian besar nanti.

Jika sebuah trading menguntungkan Anda, biarkan itu berjalan. Hal ini sering menggoda Anda untuk menutup keuntungan kecil demi melindungi keuntungan, tapi seringkali kita melihat bahwa kesabaran dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Tapi kalau solusinya sangat sederhana, mengapa begitu umum? Jawabannya sederhana: kodrat manusia. Sebenarnya ini sama sekali tidak terbatas pada trading. Untuk lebih menggambarkan hal tersebut, kita memanfaatkan temuan signifikan dalam psikologi. Kebanyakan orang menghindari risiko ketika harus mengambil keuntungan tapi kemudian secara aktif mencarinya jika itu berarti menghindari kerugian.