Ketahui Faktor Penting yang Mempengaruhi Pergerakan Harga

941

Pergerakan harga di pasar modal seperti forex, saham, indks saham dan komoditi susah ditebak bahkan tidak bisa dikendalikan. Namun karena di pasar ini ada peluang untung yang tidak sedikit banyak orang lalu mengambil bagian di dalamnya meski ada risiko rugi yang setiap saat bisa saja terjadi. Di pasar modal seorang trader hanya bisa memprediksi, mengkalkulasi dan mengambil keputusan trading bersarkan harga-harga yang muncul ketika aktivitas trading sedang berlangsung. Salah prediksi Anda merugi. Salah menganalisa profit menjauh dari Anda. Itulah hukum pasar.

Namun yang namanya prediksi, bisa salah bisa benar. Tergantung materi yang Anda pakai untuk menjadi acuan prediksi Anda. Ibarat rumah, pondasi yang kokoh dengan pilihan material yang tepat, pasti kuat. Prediksi yang tepat, landasannya mesti akurat. Landasan yang akurat bagi sebuah prediksi yang tepat terkait pergerakan harga adalah faktor fundamental dan faktor teknikal. Inilah dua faktor penting yang mestinya hadir dalam setiap prediksi yang Anda lakukan sebelum melakukan transaksi di pasar modal.

Pertama, faktor fundamental. Faktor ini erat berkaitan dengan kondisi yang terjadi di seluruh dunia. Ada enam isu utama yang secara fundamental mempengaruhi pergerakan harga. 1. Inflasi. Tingkat inflasi akan mempengaruhi nilai tukar mata uang sebuah negara. Nilai tukar mata uang negara yang inflasinya lebih tinggi akan melemah atau mengalami depresiasi terhadap mata uang negara yang menjadi partner dagangnya. 2. Tingkat suku bunga. Suku bunga yang tinggi akan menaikan minat terhadap mata uang negara tersebut. Pasar akan tertarik dengan return yang lebih besar. 3. Neraca perdagangan. Sebuah negara akan mengalami defisit ketika negara tersebut membayar lebih banyak ke negara partner dagangnya. Ini akan membuat nilai tukar mata uang negara tersebut melemah terhadap mata uang negara partnernya. Jika sebaliknya, maka itu dinamakan surplus.

Hutang publik. Hutang publik yang tinggi bisa membuat inflasi naik. Hutang yang besar bisa menyebabkan sebuah negara gagal bayar yang membuat peringkat hutangnya menurun. Hutang publik yang tinggi cenderung memperlemah nilai tukar mata uang sebuah negara. 5. Ekspor-impor. Harga ekspor yang meningkat lebih cepat dari harga impor bisa menyebabkan nilai tukar mata uang sebuah negara menguat karena permintaan barang dan jasanya naik. Ini akan berimbas pada meningkatnya permintaan mata uang negara tersebut. 6. Politik. Pasar mencari negara dengan kinerja ekonomi yang baik dan situasi politik yang aman dan stabil. Situasi politik yang stabil berdampak pada kinerja ekonomi dan pada gilirannya menaruh kepercayaan investor.

Kedua, faktor teknikal. Secara teknikal pergerakan harga dapat dibaca melalui grafik. Secara real time kecenderung pergerakan harga entah naik atau turun akan terpantau melalui grafik yang tersedia. Grafik sesungguhnya berfungsi untuk membaca trend pergerakan harga. Dari data yang tertera pada grafik para trader akan memprediksi kecenderungan pergerakan harga dan selanjutnya menentukan posisi tradingnya. Dibanding analisa fundamenta, analisa teknikal lebih praktis dan karena itu banyak digunakan para trader ketika trading. Agar lebih akurat dalam membaca trend pergerakan harga para trader dibantu dengan beberapa indikator teknikal yang tersedia dalam grafik.