Kelebihan Trading Forex dengan Daily Chart

933

Banyak pendatang baru di pasar forex lebih memilih melakukan trading pada time frame rendah antara 15 menit atau 30 menit hingga 1 jam. Mereka cenderung mengabaikan time frame yang lebih tinggi seperti daily karena tujuan utama mereka melakukan trading adalah untuk meraih untung besar dalam waktu singkat. Bagi mereka, cukup memonitor dan membandingkan pergerakan harga dalam beberapa time frame rendah, lalu melakukan transaksi. Mereka beranggapan bahwa trading pada time frame tinggi seperti daily membutuhkan dana yang tidak sedikit. Dan karena itu bagi mereka yang berakun mikro atau mini, trading di time frame daily dianggap bisa mengancam akun. Agar dana pada akunnya tidak terkuras maka trading pada time frame daily sedapat mungkin dihindari.

Namun sesungguhnya daily chart memiliki kelebihan. Pertama, range trading pada time frame daily lebih tinggi dibanding time frame 1 jam atau 15 menit. Range yang tinggi membuat ukuran pip untuk stop loss Anda akan lebih besar dibanding time frame yang lebih rendah. Ukuran pip stop loss Anda yang lebih besar, itu tidak berarti kerugian Anda juga besar. Karena sesungguhnya besaran risiko trading bisa Anda atur apapun time frame trading yang Anda pilih. Berapa lot atau volume trading bisa Anda tentukan berdasarkan ukuran pip dari stop loss Anda. Misalnya Anda bisa menanggung risiko sebesar $50.00 untuk stop loss sebesar 20 pip, atau 100 pip.

Kedua, chart daily menampilkan sinyal trading yang lebih berkualitas. Pada time frame rendah harga akan cepat berubah. Sinyal trading juga akan lebih sering muncul dibanding time frame daily. Namun yang mesti Anda perhatikan adalah kualitas dari sinyal trading itu. Jika Anda mengandalkan sinyal trading pada time frame yang lebih rendah maka sebenarnya trading Anda hanya berdasarkan noise. Sinyal trading pada time frame rendah bisanya tidak signifikan dan  kurang bisa dipercaya. Sebaliknya pada time frame daily pergerakan trend harga tampak jelas dengan sinyal dari pin bar yang memperlihatkan kelanjutan arah trend.

Ketiga, validitas sinyal trading pada time frame daily lebih teruji karena pada setiap bar memuat lebih banyak data dibandingkan dengan time frame rendah. Dalam hal jumlah sinyal yang muncul time frame daily memang jauh lebih sedikit. Sehari hanya menghasilkan 1 bar. Sementara time frame rendah bisa menghasilkan banyak bar. Tetapi kualitas bar yang dihasilkan time frame daily jauh lebih tinggi. Pada time frame rendah Anda akan lebih rawan risiko jika sering entry dan exit. Karena Anda akan berhadapan dengan volatilitas intraday akibat noise. Chart daily akan menyaring volatilitas intraday tersebut dan memberikan data yang lebih reliable untuk Anda.

Keempat, dengan memilih trading forex pada chart daily, Anda bisa menahan posisi hingga hari berikutnya atau overnight atau bahkan beberapa hari setelahnya. Pasar forex berlangsung 24 jam 5 hari, dan tutup di akhir minggu. Pada pembukaan awal pekan sangat jarang terjadi gap, kalau ada, gapnya tidak begitu lebar. Jika Anda terlalu cepat menutup posisi trading Anda sebelum sinyal trading direspon pasar, maka besar kemungkinannya Anda tidak bisa mencapai target profit atau bahkan loss.