Hedging, Scalping dan Martingale

850

Salah satu strategi agar dana Anda tidak tergerus ketika trading terutama karena dampak fluktuasi nilai tukar mata uang adalah hedging. Hedging melindungi dana Anda dari kemungkinan rugi ketika Anda melakukan transaksi. Hedging memperkecil risiko Anda merugi bila pergerakan nilai tukar mata uang tidak memungkinkan Anda untuk meraih profit. Seorang trader akan mengalami kerugian apabila harga telah menyentuh titik stop loss atau harga balik arah dari prediksinya. Agar Anda terhindar dari kerugian yang bisa menguras akun Anda maka sebaiknya Anda menentukan titik stop loss seuai dengan sistem trading Anda. Bertradinglah sesuai dengan kondisi akun Anda. Gunakan money management dan risk management dalam sistem trading Anda.

Sebagai salah satu strategi trading, hedging bisa Anda terapkan karena cara ini tidak hanya akan melindungi Anda dari risiko rugi yang besar, tetapi hedging juga bisa menjamin profit dari aktivitas trading Anda. Hedging juga memudahkan Anda untuk membuat rencana trading berikutnya, tanpa harus memikirkan fluktuasi nilai tukar mata uang yang sewaktu-waktu bisa mengancam transaksi Anda. Hedging pada hakikatnya bertujuan untuk mengurangi risiko rugi dalam setiap transaksi Anda.

Scalping adalah salah satu teknik dalam trading forex dimana trader bisa membuka dan menutup satu atau beberapa posisi tradingnya dalam waktu singkat. Para scalper memilih time frame rendah dan menahan posisinya dalam waktu singkat. Para scalper membutuhkan konsentrasi untuk memonitor harga agar bisa mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Scalping melibatkan risiko yang tinggi. Keuntungan kecil yang Anda dapat dan secara akumulatif terkumpul dalam jangka waktu tertentu bisa saja lenyap karena rugi besar yang Anda alami. Karena itu penting bagi seorng scalper untuk menjaga keseimbangan antara keuntungan dan kerugian.

Scalper sebaiknya menggunakan time frame 30 menit untuk memperkirakan trend harga dan time frame 5 menit untuk membuka atau menutup posisi. Untuk mendukung teknik ini, Anda sebaiknya menggunakan indikator fibonacci, trend line dan juga CCI. Waktu trading untuk scalper yakni menjelang pembukaan pasar Eropa dan Amerika karena baisanya volume perdagangan untuk pasar forex cukup besar. Susun rencana Anda untuk mencapai target keuntungan harian, dan hindari untuk trading berlebihan. Jika alami loss, jauhkan dari pikiran Anda untuk segera membalikan kerugian.

Salah satu teknik trading yang juga digunakan oleh para trader adalah martingale. Ini adalah salah satu teknik pengelolaan modal. Martingale adalah manajemen probabilitas. Dengan metode ini Anda bisa mendapatkan profit sekaligus menutup total kerugian dari transaksi Anda sebelumnya dengan cara penggandaan modal. Ketika Anda menggunakan strategi ini, risiko Anda pada transaksi berikutnya akan lebih besar seiring dengan meningkatnya kerugian Anda. Karena itu aturan mainnya adalah jika pada transaksi pertama dengan jumlah lot tertentu hasilnya Anda merugi, maka pada transaksi berikut jumlah lot Anda harus dua kali lipat dari jumlah lot pertama. Dengan penggandaan semacam ini, jika Anda meraih profit pada transaksi berkutnya, Anda bisa menutupi semua kerugian dari transaksi sebelumnya.