Hal Penting Yang Harus Ada Dalam Penyusunan Trading Plan

26
belajar forex Menyusun Trading Plan

Sebuah rencana harus ditulis saat Anda melakukan trading, namun perlu dievaluasi ulang begitu pasar tutup. Ini berubah sesuai dengan kondisi pasar dan tingkat keterampilan trader. Setiap trader harus menulis rencananya sendiri, dengan mempertimbangkan gaya dan tujuan tradingnya. Lalu, apa saja komponen rencana trading yang bagus?

1) Penilaian keterampilan Anda.
Apakah Anda siap untuk trading? Sudahkah Anda menguji sistem Anda dan apakah Anda yakin bahwa itu berhasil? Dapatkah Anda mengikuti sinyal Anda tanpa ragu-ragu? Trading di pasar adalah perang memberi dan menerima.

2) Persiapan mental.
Bagaimana perasaan Anda? Apakah Anda merasa menghadapi tantangan di depan? Jika Anda tidak siap secara emosional untuk bertempur di pasar, lebih baik lepas landas – jika tidak, Anda berisiko kehilangan kemeja Anda.

3) Tetapkan tingkat risiko.
Berapa banyak portofolio Anda yang harus Anda risikokan pada satu trading? Ini bisa berkisar antara 1% sampai 5% dari portofolio Anda pada hari trading tertentu. Itu berarti jika Anda kehilangan jumlah itu pada setiap saat dalam sehari, Anda keluar. Ini akan tergantung pada gaya trading dan toleransi risiko Anda.

4) Tetapkan sasaran.
Sebelum trading, tetapkan target keuntungan yang realistis dan rasio risk / reward. Berapakah risiko minimum / reward yang akan Anda terima? Banyak trader tidak akan melakukan trading kecuali jika potensi keuntungan paling sedikit tiga kali lebih besar dari pada risiko.

5) Lakukan pekerjaan rumah Anda.
Sebelum pasar buka, lihatlah apa yang terjadi di seluruh dunia. Apakah indeks S & P 500 atau Nasdaq naik atau turun? Indeks futures adalah cara yang baik untuk mengukur mood pasar sebelum pasar dibuka. Data ekonomi apa yang akan keluar dan kapan? Poskan daftar di dinding di depan Anda dan putuskan apakah Anda ingin melakukan trading menjelang laporan ekonomi penting. Bagi sebagian besar trader, lebih baik menunggu sampai laporan dilepaskan daripada mengambil risiko yang tidak perlu.

6) Penyiapan trading.
Apapun sistem dan program trading yang Anda gunakan, beri label tingkat support utama dan minor dan tingkat resistensi, atur peringatan untuk sinyal masuk dan keluar dan pastikan semua sinyal dapat dengan mudah dilihat atau dideteksi dengan sinyal visual atau pendengaran yang jelas. Area trading Anda seharusnya tidak menawarkan gangguan. Ingat, ini adalah bisnis, dan gangguan bisa mahal.

7) Set exit rules.
Kebanyakan trader membuat kesalahan dengan berkonsentrasi 90% atau lebih dari usahanya dalam mencari sinyal beli, namun hanya sedikit memperhatikan kapan dan di mana harus keluar. Banyak trader tidak bisa menjual jika mereka down karena mereka tidak mau rugi. Dapatkan lebih dari itu atau Anda tidak akan pernah menjadi trader. Jika Anda berhenti tertabrak, itu berarti Anda salah. Jangan mengambilnya secara pribadi. Trader pro kehilangan lebih banyak trading daripada yang mereka dapatkan, namun dengan mengelola uang dan membatasi kerugian, mereka tetap menghasilkan keuntungan.

8) Set entry rules.
Sistem Anda harus cukup rumit untuk menjadi efektif, tapi cukup sederhana untuk memudahkan pengambilan keputusan. Jika Anda memiliki 20 kondisi yang harus dipenuhi dan banyak yang subjektif, Anda akan merasa sulit jika tidak mustahil untuk benar-benar melakukan trading. Komputer sering membuat trader lebih baik, yang mungkin menjelaskan mengapa hampir 50% dari semua trading yang sekarang ada adalah program komputer yang menghasilkan. Komputer tidak perlu berpikir atau merasa senang bila bisa trading. Jika kondisi terpenuhi, mereka masuk. Bila trading berjalan dengan cara yang salah atau mencapai target keuntungan, mereka akan keluar. Mereka tidak marah ke pasar atau merasa tak terkalahkan setelah melakukan beberapa trading bagus. Setiap keputusan didasarkan pada probabilitas.

9) Lakukan post-mortem.
Tuliskan kesimpulan Anda di jurnal trading Anda sehingga Anda bisa mereferensikannya lagi nanti. Trading kertas yang benar tidak menjamin bahwa Anda akan sukses saat memulai trading uang riil dan emosi ikut bermain. Tapi suksesnya trading kertas memang memberi kepercayaan pada trader bahwa sistem yang akan mereka gunakan benar-benar bekerja. Memutuskan sistem kurang penting daripada mendapatkan cukup keterampilan sehingga Anda dapat melakukan trading tanpa menebak atau meragukan keputusan. Tidak ada cara untuk menjamin bahwa sebuah trading akan menghasilkan uang. Peluang trader didasarkan pada kemampuan dan sistem mereka untuk menang dan kalah. Tidak ada yang namanya menang tanpa kalah.