Didukung Data AS yang Optimis, USD Menguat

41
Dollar sign with line graph

Mata uang AS USD menguatterhadapsekeranjangmatauangsaingannyapadahariKamissetelah data menyorotiekonomi AS yang positif.Meskipun imbal hasil Treasury menurunkan keuntungan greenback.Indeks USD terhadap kelompok enam mata uang utama  0,05 persen lebih tinggi di 93,500.Indeks telah turun 0,1 persen pada hari sebelumnya karena spekulasi bahwa ketua Federal Reserve berikutnya bisa menjadi kandidat yang kurang hawkish daripada yang diperkirakan sehingga mengetuknya dari level tertinggi tujuh minggu.Greenback berhasil merangkak kembali setelah data hariRabumenunjukkanpertumbuhansektorjasa AS mencapai level tercepatdalam 12 tahun di bulan September dan pengusaha swasta menambahkan lebih banyak pekerjaan dari pada perkiraan meskipun ada Badai Harvey dan Irma. Keuntungannya, bagaimanapun, tetap terkoreksi denganhasil  Treasury yang telah menarik diri daripuncak tiga bulan.

 

“USD belum dapat memanfaatkan keseluruhan data kuat AS saathasil Treasury turundari puncaknya,” kata Junichi Ishikawa, pakar strategi valas senior di IG Securities di Tokyo. Indeks USD telah menutup puncak tujuh minggu 93.920 padahariSelasa, ketika yield Treasury 10 tahunmencapai level tertinggitigabulan di 2,371 persensetelah data manufaktur AS yang kuat mengerasekspektasi Fed untukmenaikkan suku bunga hingga akhirt ahun.Hasil Treasury 10 tahun terakhir mencapai 2,328 persen.”Tampaknya pasar sebagian besar menaruh harga dengan faktorpositif USD, menyusul indikasi yang lebih baik untuk ekonomi AS, masalah terkait pajak dan kemungkinan pengetatan kebijakan oleh the Fed,” kata Masashi Murata, ahlis trategi mata uang senior di Brown Brothers Harriman di Tokyo.

 

Membaikknya data AS seiring dengan prospek pemotongan pajak AS dan kemungkinan Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember telah meningkatkan mata uang AS dalam beberapa pekan terakhir.”Ini membuat USD kurang responsif terhadap faktorpositif, meski bisa menunjukkan reaksi yang relatif besar terhadap kejutan negatif,” kata Murata dari Brown Brothers Harriman.

 

Mata uangzona euro EUR berada di bawahnaungan USD 1.1757 setelah mendapatkan sekitar 0,1 persen semalam.Fokus langsungnya adalah pada risalah pertemuan kebijakan bulan September Bank SentralEropa (ECB) yang akan dirilis nanti di hari perdagangan global.ECB memberi isyarat pada pertemuan tersebut bahwa meskipun bisa mengumumkan rencana bulan ini untuk keluar secara bertahap dari kebijakan moneternya yang sangat mudah, tidak terburu-buru untuk mengakhirinya. Bank sentral juga menyebutkan aspek negatif dari EUR yang kuat pada pertemuan kebijakan bulan September sehingga pasar akan melihat secara dekat notulen untuk mengukur apa yang telah dibahas tentang mata uang tersebut.

Terhadap mata uang Jepang JPY, setelah menyentuh JPY 112.920 pada awal hari USD secara efektif Datar di 112.740 setelah tergelincir ke level 112.320 pada hari Rabu.Mata uang Australia AUD turun 0,4 persen pada USD 0,7832 setelah data menunjukkan pengecer negara tersebut mengalami penurunan penjualan terburuk sejakawal 2013 pada bulanAgustus. Aussie bergerak kembali menuju USD 0,7785, level terendah tiga bulan di bawah level terendah pada hari Selasa setelah Reserve Bank of Australia (RBA) memperingatkan bahwa mata uang yang lebih tinggi akan menjadi hambatan pada ekonomi dan inflasi.