Cara Tepat Mengelola Margin dalam Forex Trading

887
Belajar Forex Cara Tepat Mengelola Margin dalam Forex Trading

Sebelum Anda melakukan trading di pasar forex, Anda terlebih dahulu menyetor uang ke dalam rekening margin. Jumlah yang harus disimpan tergantung pada persentase marjin yang disepakati antara Anda dan broker Anda. Dalam rekening margin, broker menggunakan $1000 sebagai jaminan. Jika posisi Anda memburuk dan kerugiannya mendekati $1000, broker dapat memulai margin call. Ketika ini terjadi, broker biasanya akan menginstruksikan Anda untuk menyetorkan lebih banyak uang ke rekening untuk menutup posisi atau membatasi risiko bagi kedua belah pihak.

Karena itu, Anda harus mengelola margin Anda secara cermat dan bijak. Ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan dalam mengelola margin. Pertama, pahami kemampuan finansial Anda. Akan tetapi jika Anda merasa anggaran Anda belum cukup untuk melakukan trading, Anda tidak perlu khawatir juga. Di pasar forex, Anda bisa menggunakan leverage atau daya ungkit yang membantu Anda untuk menaikkan margin trading sehingga Anda dapat memulai transaksi. Pilih tingkat leverage yang tidak akan membebani modal trading Anda.

Kedua, sebelum trading dengan akun yang sebenarnya, Anda harus bersabar dengan akun demo untuk mempelajari program yang terdapat pada akun yang disediakan broker. Dengan mempelajari berbagai teknik dan strategi trading lewat akun demo, Anda akan lebih mudah mengelola modal Anda. Ketiga, kenali karakter Anda pada saat trading. Ini akan sangat membantu Anda dalam memilih strategi trading. Jika Anda cenderung takut mengambil keputusan, hedging menjadi pilihan strategi yang tepat bagi Anda. Anda cukup membuka dua posisi pada saat yang sama, lalu amati pergerakan harga. Setelah hasilnya mulai tampak, Anda bisa menutup posisi yang mengalami loss. Atau keduanya, kalau Anda telah memperoleh profit dan takut posisi profit Anda berubah loss apabila Anda tahan.

Bila modal Anda tidak terlalu besar, Anda bisa memilih trading dengan timeframe yang pendek, sehingga modal Anda akan terkumpul sedikit demi sedikit. Adapula trader yang memilih untuk hit and run. Artinya, begitu trader telah memperoleh profit, trader segera menutup akun. Maka, trader hanya membuka akun ketika hendak melakukan transaksi.
Anda juga bisa membatasi target risiko per trading. Bila target risiko Anda sebesar 5%, maka Anda cukup menginvestasikan 5% dari keseluruhan modal Anda pada posisi yang Anda buka. Kalaupun Anda mengalami loss, tidak akan lebih dari 5% dari modal Anda. Anda juga bisa membatasi jumlah lot per transaksi, dengan hanya 1 atau 2 lot saja.

Selanjutnya, tinggal Anda mengasah kesabaran dan konsistensi Anda dalam melakukan trading. Kalau Anda bisa mengatur emosi ketika trading, akan lebih mudah bagi Anda untuk menentukan kapan Anda harus lanjut atau kapan Anda mengambil jeda. Setelah Anda konsisten dalam menerapkan strategi mengelola margin serta stabil memperoleh profit, Anda dapat pelan-pelan mempelajari cara untuk meraih profit yang lebih besar. Ingat, apapun strateginya, profit atau loss targantung keputusan Anda.