Cara Tepat Memilih Time Frame Forex Trading

1173
belajar forex Cara Tepat Memilih Time Frame Forex Trading

Time frame dalam trading forex sangat penting pengaruhnya bagi keberhasilan trading forex Anda. Karena itu Anda harus memahami beberapa tips berikut agar Anda bisa memilih time frame yang tepat dan meraih hasil maksimal dari trading forex Anda. Adakah pemilihan time frame berkorelasi secara tepat dengan keberhasilan sebuah trading? Tidak ada jawaban yang pasti. Karena sesungguhnya time frame hanyalah gambaran pada chart yang memperlihatkan harga di masa lalu. Kadang kala time frame tidak menyajikan informasi apapun terkait trend harga berikutnya.

Semua time frame baik short time (M1, M5, M15), medium time (H1, H4, D1), hingga long time (W1, MN) bisa digunakan para trader dalam setiap aktivitas tradingnya. Jika Anda menggunakan teknik scalping dalam trading Anda maka time frame H4 maupun D1 tidak cocok untuk Anda. Scalper cenderung melakukan transaksi dalam waktu singkat dengan target perolehan pips yang rendah. Trader tipe ini cenderung menggunakan chart dengan time frame M1 hingga M30. Sebagai trader, Anda perlu menemukan time frame yang cocok untuk Anda. Apabila Anda tepat memilih time frame Anda bisa menganalisis kondisi pasar secara maksimal.

Tidak ada patokan yang pasti Anda bisa cocok dengan time frame tertentu, karena semuanya tergantung pada sistem yang Anda gunakan. Anda tentu memilih time frame yang telah Anda pelajari dan kembangkan secara analitis. Anda harus tahu time frame yang cocok dengan analisis Anda. Jika kondisi harga tidak menentu, Anda bisa menentukan batasan risiko Anda sehingga Anda bisa mencegah kehilangan uang pada akun Anda.

Kadang kala trader sudah mendapat gambaran terkait masing-masing time frame, akan tetapi ketika trading, trader kebingungan karena sinyal pada time frame yang satu memberi indikasi buy, sementara time frame lain memberi indikasi sell. Misalnya Anda memilih time frame H1 dan D1. Pada H1 harga memiliki indikasi uptrend, sedangkan pada D1 indikasinya downtrend. Penggunaan dua time frame seperti ini bisa memberi sinyal yang bertentangan dan bisa kontra produktif dengan analisis Anda. Karena itu Anda harus menentukan frame yang mana saat bertransaksi, karena strategi yang Anda gunakan juga berbeda. Beda time frame beda strategi.

Ada banyak trader yang juga mendapatkan profit dengan menggunakan beberapa time frame. Penggunaan time frame yang banyak dengan maksud agar si trader mendapat input sinyal yang tepat dan mendapatkan informasi sebanyak mungkin untuk dianalisis. Ada juga trader yang menggunakan time frame yang lebih lama, sehingga analisis yang digunakan semakin panjang. Dengan cara ini trader bisa melihat gambaran trend yang lebih lama dari pasangan mata uang, sehingga mereka bisa mendapatkan analisis mengenai trend secara menyeluruh. Time frame yang lebih pendek, digunakan untuk memprediksi harga jangka pendek. Sehingga trader bisa mengambil keputusan untuk bertransaksi lebih cepat dengan mengambil keuntungan dalam jangka waktu relatif singkat.