Cara Pintar Memahami Analisa Fundamental dalam Forex Trading

4000
analisis fundamental - panduan forex trading

Trader saat menentukan open posisi buy atau sell tidak serta merta mengambil keputusan, tetapi mereka selalu menganalisa terlebih dahulu. Salahsatunya dengan pendekatan fundamental, artinya dengan menganalisa kekuatan pasar ditinjau dari segi ekonomi, sosial politik, dan faktor eksternal yang mempengaruhi permintaan dan penawaran.
Faktor yang mempengaruhi analisa fundamental, berupa:

A.    Faktor Ekonomi
Hal-hal yang mempengaruhi fundamental ekonomi suatu Negara tidak lepas dari faktor ekonomi itu sendiri.  Kuat lemahnya ekonomi suatu Negara dapat kita lihat melalui laporan data ekonomi yang selalu dikeluarkan badan terkait. Kuat dan lemahnya ekonomi akan memberi aksi pembuat kebijakan untuk mengeluarkan kebijakan ekonomi yang akan berpenaruh menguatkan atau melemahkan mata uang Negara tersebut. Jadwal laporan data ini yang akan mendasari trader dalam menentukan posisi beli atau jual di transaksi online trading.

B.    Faktor Sosial Politik
Perkembangan sosial politik ternyata dapat mempengerahui fundamental ekonomi suatu Negara, meskipun tidak selamanya berpengaruh signifikan terhadap perkembangan ekonomi. Sebagai contoh gejolak politik di tahun 1998, di masing-masing Negara akan berbeda. Di Indonesia saat peralihan kekuasaan orde baru ke orde reformasi menimbulkan gejolak fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika yang signifikan. Sedangkan gejolak poitik yang terjadi di Amerika saat kasus Bill Clinton dengan Monica Lewinsky tadak berpengaruh terhadap dollar Amerika.

C.    Faktor Eksternal
Diluar faktor ekonomi dan sosial politik, terdapat faktor eksternal yang mempengaruhi analisa fundamental, dan tentunya perpengaruh terhadap laju ekonomi dengan ditunjukkan menguat atau melemahnya mata uang Negara tersebut. Faktor eksternal tersebut berkaitan dengan lingkungan, sebagai contoh serangan virus MERS di Korea Selatan 2015 telah memangkas outlook Bank Sentral Korea (BOC) terhadap pertumbuhan ekonomi Negara gingseng tersebut.

Analisa fundamental yang dilakukan trader biasanya dengan memperhatikan faktor ekonomi, karena faktor ekonomi tersebut kebanyakan sudah terjadwal untuk rilis datanya. Sedangkan faktor sosial politik dan eksternal bersifat tidak eksidental. Beberapa indikator data ekonomi yang mempengaruhi kuat lemahnya mata uang adalah:

1.    Interest Rate / Tingkat Suku Bunga
Yang dimaksud adalah perubahan besaran tingakan suku bunga simpanan/saving antar bank. Contoh jika The Fed atau Bank Sentral Amerika menaikkan interest rate maka suku bunga simpanan akan naik, sehingga nilai tukar dollar Amerika akan menguat. Sebaliknya jika The Fed menurunkan suku bunga simpanan, maka nilai tukar dollar Amerika akan melemah. Tujuan Bank Sentral menaikkan interest rate adalah untuk menarik dana masuk dari masyarakan, sehingga mata uang menguat.

2.    Gross Domestic Product / Produk Domestik Bruto
Gross Domestic Product adalah data ekonomi yang berfungsi untuk mengetahui nilai total produksi suatu Negara yang dihasilkan oleh perorangan dan perusahaan baik lokal ataupun asing. Artinya Produk Domestik Bruto merupakan total pendapatan Negara. Komponen utama Gross Domestic Bruto terdiri dari tingkat investasi, konsumsi, belanja pemerintah dan total bersih ekspor.

3.    Consumer Price Index / Indek Biaya Hidup
Consumer Price Index merupakan indikator ekonomi yang mengukur biaya hidup dan rata-rata tingkat perubahan harga dari konsumen terhadap barang dan jasa tertentu. Data ini berfungsi untuk mengidentifikasi tingkat inflasi yang berpengaruh terhadap besaran obligasi dan tingkat suku bunga. Naiknya CPI menyababkan inflasi meningkat yang akan mendorong pemerintah untuk menurunkan tingkat obligasi serta menaikkan suku bunga.

4.    Non Farm Payroll
Non Farm Payroll adalah data ekonomi Amerika yang berupa data gaji pekerja diluar sektor pertanian, sebagai penyummbang data Gross Domestic Bruto. Apabila data gaji diluar pertanian meningkat maka akan berpengaruh terhadap pengutan mata uang.

5.    Unemployment Rate / Tingkat Pengangguran
Tingkat pengangguran merupakan indikator ekonomi yang menunjukkan data pencari kerja yang belum mendapatkan pekerjaan atau masih menganggur. Data ini menunjukkan sehat tidaknya ekonomi suatu Negara. Apabila tingkat penganguran meningkat, maka disimpulkan pertumbuhan ekonomi melambat, akibatnya mata uang mengalami pelemahan. Sebaliknya jika tingkat pengangguran menurun, maka pertumbuhan ekonomi meningkat, dan mata uang menguat.

6.    Consumer Confidence Index / Indek Kepercayaan Konsumen
Consumer Confidence Index merupakan data ekonomi yang menunjukkan tingkat keyakinan konsumen terhadap perekonomian nasional serta tingkat kesehatan keuangan. Apabila tingkat kepercayaan konsumen meningkat maka mata uang menguat.
Demikian beberapa data ekonomi yang wajib diketahui trader jika menginginkan analisa fundamental sebagai acuan dalam menentukan open posisi di market. Adapun data kalender ekonomi telah kami sajikan dalam web.

Semoga bermanfaat, silahkan mencoba dan salam profit !!