Cara Mudah Membuat Trading Plan dalam Forex Trading

1336
belajar forex

Untuk bisa sukses baik dalam karier ataupun bisnis seseorang membutuhkan perencanaan yang baik. Demikian pula dalam trading, trader dengan perencanaan yang baik akan mendapatkan hasil maksimal. Dengan rencana trading atau trading plan yang dibuat secara benar dan obyektif seorang trader akan konsisten mengikuti kaidah-kaidah yang telah tercantum dalam rencana tradingnya. Dengan trading plan, seorang trader akan secara obyektif menilai hasil tradingnya meski tidak sesuai harapan. Dia bisa segera mengambil langkah terbaik jika pergerakan harga berlawanan dengan prediksinya.

Trading plan yang defenitif adalah cara terbaik agar trader tidak melibatkan emosi dalam aktivitas tradingnya. Banyak trader tidak berusaha membuat trading plan karena mereka tidak tahu bagaiman membuat trading plan itu. Trading plan yang baik adalah trading plan yang mudah Anda terapkan dan sesuai dengan pengetahuan Anda tentang pasar. Trading plan tidak harus lengkap. Yang penting Anda sungguh-sungguh menerapkannya setiap kali Anda entry.

Yang perlu ada dalam sebuah trading plan, pertama, tentukan strategi entry. Ambil cara atau teknik terbaik yang pernah Anda terapkan ketika Anda entry pada berbagai kondisi pasar. Misalnya, Anda memilih reversal pin bar ketika kondisi pasar lagi trending dengan indikator pendukung moving average, maka Anda harus yakin bahwa kondisi itu adalah yang paling baik dan akurat untuk entry Anda pada kondisi pasar trending. Kedua, tentukan rasio risk maupun reward. Risk management harus Anda terapkan pada setiap posisi yang akan Anda ambil. Pastikan Anda telah benar dalam menentukan position sizing karena hal itu adalah bagian terpenting dalam menentukan risiko.

Ketiga, tentukan position size sesuai dengan target stop loss. Position size bisa berubah-ubah sesuai dengan risiko stop loss yang telah Anda tentukan setiap kali Anda trading. Sebelum menentukan level stop loss, Anda harus terlebih dahulu menentukan level risiko Anda per trading. Keempat, tentukan strategi exit atau ambil untung. Take profit atau exit harus ditentukan juga sebelum entry, sesuai dengan reward yang Anda inginkan. Tidak dianjurkan untuk menentukan exit level pada saat trading sedang berlangsung, karena Anda akan cenderung melibatkan emosi. Ketika belum ambil posisi, trader biasanya obyektif tapi ketika ambil posisi subeyektivitasnya lebih dominan.

Kelima, buat jurnal dan evaluasi. Sebaiknya untuk setiap posisi yang Anda tutup, entah profit atau loss, Anda berikan catatan sebagai bahan evaluasi terkait kualitas strategi dan trading plan yang telah Anda buat. Ini penting agar Anda bisa memperbaiki apa yang kurang untuk trading Anda berikutnya. Sebenarnya tidak ada metode yang pasti untuk membuat trading plan, tetapi jika Anda belum pernah mencoba menggunakan trading plan, lima item di atas mungkin bisa Anda praktekkan.