Cara Mudah Membaca Grafik Candle Stick

1814
belajar forex Cara Mudah Membaca Grafik Candle Stick

Ada begitu banyak pilihan grafik ketika Anda memasuki dunia trading. Salah satu grafik yang paling populer dan sering digunakan adalah candle stick. Grafik ini membantu para trader untuk mengetahui kondisi pasar dan membaca arah pergerakan harga baik saham, indeks saham, mata uang, komoditi, dan lain-lain. Yang paling pertama yang harus Anda perhatikan pada candle stick adalah harga pembukaan dan penutupan. Titik-titik tersebut adalah fase di mana harga mulai dibuka dan ditutup dengan time frame tertentu, yang selanjutnya akan terbentuk menjadi  tubuh candle stick.

Sebagai trader, Anda harus mengetahui perbedaan warna pada candle dan fungsinya. Pilihan warna untuk candle stick yang lazim digunakan adalah warna merah untuk menandakan kecenderungan harga turun dan warna biru untuk menunjukan kecenderungan harga naik. Ini adalah pengetahuan dasar karena fungsi utaam candle stick adalah membantu Anda untuk lebih cepat mengidentifikasi kecenderungan pergerakan harga apakah naik atau turun dalam time frame tertentu. Titik terendah dari shadow di bawah body candle dapat diartikan sebagai harga terendah, sementara titik tertinggi di atas body candle menunjukkan harga tertinggi.

Setelah Anda bisa membaca dasar-dasar grafik candle stick, Anda bisa menentukan kapan saat yang tepat untuk masuk pasar. Candle stick memberi Anda petunjuk terkait sentiment pasar dank e mana arah pasar selanjutnya. Trader profesional mencari pola-pola spesifik atau sebuah seri dari candle stick. Mereka bisa memanfaatkannya untuk memprediksi pergerakan pair mata uang, misalnya, USD/JPY di masa depan dan menetapkan order trading. Grafik candle stick memberikan pandangan yang paling grafis terkait pergerakan harga. Setiap transaksi, tidak peduli kecil atau besar, dicatat dan didokumentasikan dalam wujug candle stick. Bahkan mungkin rekaman paling tepat dan akurat tentang bagaimana harga bergerak di berbagai periode waktu.

Candle stick adalah cara penyajian aksi harga selama periode waktu tertentu. Candle stick memberikan informasi yang berguna, seperti sentimen pasar atau mungkin pembalikan arah di pasar, dengan menunjukkan pergerakan harga dengan cara tertentu. Ketika Anda melakukan trading, apakah itu forex, saham atau komoditas, Anda akan menggunakan grafik harga untuk melihat pergerakan harga di pasar. Warna-warna yang berbeda dari tubuh candle stick memberitahu Anda candle stick bullish (naik) atau bearish (turun). Soal warna candle stick Anda bisa tentukan sendiri dan mengturnya di software trading Anda.

Jika candle stick bullish, maka harga pembukaan selalu di bagian bawah dan harga penutupan selalu di atas. Jika candlestick bearish, maka harga pembukaan selalu di bagian atas dan harga penutupan selalu di bagian bawah. Meskipun seorang trader dapat menggunakan hampir setiap periode waktu untuk setiap candle, periode paling umum adalah M1 (1 menit), M5, M15, M30, H1 (1 jam), H4, D1 (1 hari), W1 (1 minggu) dan MN1 (1 bulan). Kerangka waktu yang tersedia untuk Anda gunakan akan tergantung pada platform trading yang Anda pilih untuk Anda gunakan.