Cara Membaca Grafik Candle Stick untuk Analisa Teknikal Forex

1439
belajar forex Membaca Grafik Candle Stick

Ada beragam sarana analisa teknikal di pasar forex. Salah satunya adalah candle stick yang oleh para pemula disebut sebagai sarana analisa teknikal yang paling baik. Candle stick terbentuk dari tekanan jual dan dorongan beli. Seberapa besar tekanan jual atau seberapa kecil dorong beli, itulah yang membentuk besar atau kecilnya candle stick. Candle dengan panjang ekor sama atau lebih besar dari panjang badan dan berada di area jenuh, menunjukan adanya perlawanan pada candle tersebut. Candle selanjutnya akan berlawanan arah dengan trend yang ada.

Besarnya dorongan beli bisa diukur dari pergerakan pasar mulai dari pembukaan hingga pasar ditutup. Semakin besar dorongan beli, semakin besar badan candle. Jika badan candle semakin besar dan berwarna hijau maka pasar didominasi pembeli. Akan tetapi jika, banyak trader yang mengambil posisi jual, pasar akan turun, dan bisa jadi harga penutupan pasar berada di bawah harga pembukaan. Kondisi inilah yang menyebabkan candle berubah menjadi merah (turun). Pada candle turun tekanan jual diukur dari posisi high hingga penutupan. Semakin besar tekanan jual, harga semakin turun dan badan candle akan memanjang dan berwarna merah.

belajar forex Membaca Grafik Candle Stick

Candle akan bergerak satu arah apabila salah satu pihak mendominasi pasar. Apabila pembeli mendominasi pasar maka candle akan bergerak naik. Selama tidak ada perlawanan berarti dari penjual di saat yang sama candle akan terus terbentuk mengikuti arah candle sebelumnya. Ketika sebagian trader merasakan harga sudah terlalu tinggi atau sudah jenuh, akan muncul aksi jual sebagai bentuk perlawanan dari para penjual. Inilah yang disebut aksi profit taking. Bentuk perlawanan ditampilkan melalui ekor candle. Apabila perlawanan lebih besar, maka selanjutnya akan terjadi pergantian dominasi pasar, sehingga trend akan balik arah dan candle selanjutnya akan balik arah juga.

Kita juga bisa mengetahui seberapa besar antusiasme pasar melalui candle stick. Postur candle yang lebih besar dari candle sebelumnya menunjukan adanya antusiasme pasar. Itu artinya banyak trader yang antusias membuka posisi. Antusiasme ini akan menghasilkan sebuah tenaga untuk menggerakan pasar yang searah dengan antusiasme itu. Jika tidak ada perlawanan, maka bisa diprediksi candle akan terbentuk searah dengan candle yang membesar itu.

Kita juga bisa membaca keraguan trader untuk membuka posisi melalui candle. Ketika trader berada dalam posisi ragu untuk membuka posisi, pasar akan bergerak melambat karena tidak ada tenaga untuk menggerakannya. Pada kondisi seperti ini kita bisa membuka posisi balik arah karena pasar bisa saja diambil alih oleh salah satu pihak. Namun terkadang ada percobaan balik arah yang seolah-olah akan terjadi balik arah. Ini tampak pada perlambatan pembentukan body candle yang menunjukan bahwa sebagian besar trader mengharapkan pasar balik arah. Ketika tiba-tiba muncul sebuah candle yang menunjukan antusias tetap searah dengan trend yang sedang terjadi patut diwaspadai. Bisa jadi ada pihak yang ingin mendapatkan harga terbaik, walaupun sudah tahu pasar akan balik arah. Pada kondisi seperti ini, perhatikan indikator lain, jika sama kita bisa membuka posisi yang berlawanan dengan trend yang ada