Belajar Membuat Trendline dalam Forex Trading

541

Trendline atau garis tren dalam perdagangan forex merupakan bentuk paling umum dan dasar dari analisa teknikal. Melalui trendline seorang trader bisa mengenali sinyal  reversal, retracement dan juga bisa memilih opsi buy atau sell saat melakukan transaksi. Akan tetapi banyak juga trader yang kurang memanfaatkan trendline dalam menganalisa pergerakan harga. Mereka kurang yakin dengan trendine yang sudah mereka buat. Sesunguhnya jika trendline dibuat secara benar, maka sinyal yang dihasilkannya bisa sama akuratnya dengan metode analisa teknikal lainnya. Kelemahan umum para trader adalam garis trendline yang dibuat seringkali berbeda dengan kondisi pasar. Mereka cenderung menarik garis sesui dengan keinginan mereka sendiri dalam aktivitas trading.

Berikut ini adalah cara yang benar dalam menarik garis tren atau trendline. Pertama, trendline uptrend atau garis trend naik atau bullish. Anda bisa menarik garis sepanjang  titik atau area support atau di bagian bawah pergerakan harga pada chart. Kedua, trendline atau garis trend untuk downtrend atau bearish. Anda bisa menarik garis sepanjang titik atau area resistance atau di bagian atas pergerakan harga pada chart. Seperti namanya, trendline, maka Anda harus menarik atau membuat garis mulai dari titik support atau resistance. Karena itu Anda harus menentukan dua titik support atau dua titik rsistance dan ekor. Ekor bisa disebut juga sebagai titik ketiga yang merupakan titik konfirmasi. Dengan menarik garis dari tiga titik ini Anda akan mendapatkan kualitas trendline yang lebih akurat untuk menentukan posisi trading Anda.

Beberapa point penting yang mesti Anda pahami terkait trendline. Pertama, Anda harus menentukan dua titik puncak atau lembah untuk menarik trendline agar Anda bisa mendapatkan trendline yang valid. Namun Anda juga membutuhkan titik ketiga sebagai konfirmasi untuk trendline. Kedua, jika Anda menemukan trendline yang tidak berkesinambungan atau terputus-putus atau tidak berada dalam satu garus lurus yang memanjang, maka ada kemungkinan trend akan berakhir dan terjadi break dimana akan terjadi pembalikan arah trend. Bila terputusnya trend terjadi berulang atau berundak, maka kecenderungan akan semakin besar.

Ketiga, trendline akan semakin kuat atau akan semakin valid bila trendline berhasil melewati test. Itu artinya pergerakan harga baik support maupun resistance tidak bisa menerjang break. Keempat, jangan membuat trendline sesuai dengan kemauan trading Anda. Jika Anda membuat trendline sesuai dengan analisa Anda maka akurasi dan validitasnya diragukan meskipun trendline yang Anda buat itu sesui dengan kondisi pasar. Seandainya pergerakan harga berbeda dengan trendline yang telah Anda gambarkan maka tinggalkan saja. Mungkin kali ini trendline Anda belum bisa dipakai. Kelima, fasilitas atau sarana untuk menggambar trendline ini telah tersedia Anda tinggal pilih menu trendline pada MetaTrader lalu membuat garis dengan menggabungkan titik-titik yang ada. Andalah yang membuat trendline atau menarik garis pada chart.

Trendline yang Anda gambar pada grafik bertujuan untuk membantu Anda dalam memprediksi arah pergerakan harga. Trendline ini juga membantu Anda untuk melihat reversal. Trendlene juga membantu untuk menentukan kapan Anda masuk pasar atau entry point dan kapan Anda keluar atau exit point. Keberadaan garis trend ini juga membantu Anda untuk memutuskan di mana Anda harus menempatkan order Anda.