Belajar Analisa Teknikal Forex dengan Stochastics Oscilator

1698
belajar indikator forex stochastics oscilator

Stochastics Oscilator adalah salah satu tools untuk analisa teknikal dalam forex trading. Indikator ini ditemukan oleh George C.Lane pada tahun 1950 dan umum dipakai oleh para trader. Indikator ini dipakai untuk membantu anda menentukan momentum terbaik untuk masuk pasar. Indikator ini masih populer sampai saat ini karena mudah digunakan dan dengan pemahaman yang baik bisa mendatangkan profit yang konsisten.

Stochastics Oscilator memiliki dua garis yaitu garis %K dan garis %D. Untuk membedakan keduanya biasanya Garis %K biasanya digunakan warna biru sedangkan garis %D digunakan warna merah dan ditampilkan dengan garis putus-putus.

  • %K membandingkan harga Closing Terakhir terhadap Range Trading terbaru
  • %D adalah suatu garis sinyal yang dihitung dengan menghaluskan garis %K

Stochastics Oscilator dipakai untuk mengukur tingkat kejenuhan pasar. Keuntungan menggunakan indikator ini adalah bisa membantu menandai Open Buy dan Open Sell.

Sama halnya dengan Indikator RSI, Stochastics Oscilator juga memiliki  area Overbought dan Oversold.  Area overbought ini berada di atas nilai 80, dan  area Oversold berada di bawah nilai 20.

belajar indikator forex stochastics oscilator

Pada kondisi Overbought, Anda bisa bersiap untuk mengambil posisi Open Sell, karena pergerakan harga akan berbalik arah turun. Dan jika kondisi Oversold, anda bisa bersiap mengambil posisi Open Buy, karena pergerakan harga akan berbalik tren ke arah naik.

Crossover (perpotongan) antara garis %K dan %D menjadi sinyal yang baik untuk Open Buy atau Open Sell. Sinyal SELL  biasanya muncul pada saat stochastic telah berada di area overbought. Sebaliknya, sinyal BUY yang baik biasanya tampil ketika stochastic telah berada di area oversold.

Anda memiliki  2 strategi yang bisa pakai ketika menggunakan Stochastics Oscilator, Yaitu :

  1. Buy bottom sell top Strategy yaitu Open Buy pada saat market pada kondisi Jenuh dan terjadi perpotongan garis Stochastics. Titik masuk Open buy adalah pada saat stochastic bernilai dibawah 20 dan garis signal memotong garis utama dari atas, sehingga selanjutnya garis signal akan berada dibawah garis utama. Sedangkan entry point untuk Open Sell adalah pada saat stochastic bernilai diatas 80 dan garis signal memotong garis utama dari bawah, sehingga selanjutnya garis signal akan berada diatas garis utama.belajar indikator forex stochastics oscilator
  2. Indikator stochastic dapat mengalami konvergen dan divergen, oleh karena itu pada saat terjadi konvergen atau divergen kita bisa menggunakannya sebagai waktu yang pas untuk masuk pasar. Entry point open buy adalah ketika terjadi grafik yang semakin merendah sedangkan stochasticknya meninggi, ditambah adanya garis signal yang memotong garis utama dari atas. Untuk entry point open sell, adalah ketika grafik semakin meninggi sementara stochastic nya merendah, ditambah garis signal yang memotong garis utama dari bawah .belajar indikator forex stochastics oscilator

Demikian cara analisis teknikal menggunakan Stochastics Oscilator.