6 Kesalahan Cara Bermain Forex Yang Sering Dilakukan Trader Pemula

10320
belajar forex

Forex Trading pada dasarnya adalah sebuah proses belajar. Semua berawal dari belajar dan berakhir dengan pengalaman. Dalam trading forex anda harus belajar dari kesalahan yang sudah anda lakukan di masa lalu. Jika ini yang anda lakukan maka anda akan menjadi trader profesional yang bisa trading secara menguntungkan.

Anda bisa belajar dari pengalaman trader yang lain agar anda terhindar dari kesalahan yang sama. Jika anda mengalaminya sendiri belajarlah dari pengalaman anda untuk tidak mengulangnya kembali dan mencari solusi atas kesalahan yang anda lakukan.

Dibawah ini rangkuman kesalahan yang sering dilakukan oleh para trader forex  pemula:

1. Trading tanpa menggunakan Analisa dan Strategi
Berawal dari filosofi trading yang salah bahwa trading itu adalah bisnis mudah untuk cepat kaya kadang menyebabkan trader pemula melakukan trading forex tanpa menggunakan senjata. Senjata itu adalah ilmu menganalisa grafik harga, berita pasar dan strategi forex.
Untuk berhasil dalam trading forex  anda membutuhkan ilmu untuk menganalisa trend forex dan Strategi. Ilmu di Internet bisa menjadi panduan anda ketika trading. Anda harus disiplin. Anda bisa membuat rencana trading sendiri secara detil misal tujuan trading untuk jangka panjang atau pendek, pengambilan posisi entry,exit,cut loss dan take profit. Anda sebaiknya membuat rencana trading dan disiplin untuk menjalankan rencana trading anda tersebut.
Rencana trading Anda minimal harus mencakup:
– Frekuensi trading dalam seminggu, 2 minggu atau sebulan (bisa juga per hari jika Anda trader  harian)
– Waktu yang tepat untuk trading (terutama bila Anda trader part timer)
– Strategi yang digunakan untuk keadaan pasar tertentu. Contoh: untuk pasar trending akan digunakan strategi A sedang untuk kondisi sideways menggunakan strategi B, atau keduanya menggunakan strategi yang sama dengan parameter yang berbeda.
– Sinyal untuk buy dan sell yang jelas
– Cara menentukan stop loss dan take profit (limit)
– Kriteria besarnya risk/reward ratio setiap trade

2. Trader pemula biasanya lupa memasang Stop Loss
Stop Loss digunakan untuk membatasi kerugian anda pada saat trading. Anda harus menempatkan stop loss pada posisi ideal. Jika tidak memasang stop loss maka jika terjadi kerugian maka modal anda akan bisa habis tak terkontrol. Adanya stop loss memungkinkan anda bisa berhenti trading dan  kemudian menata lagi strategi trading dibandingkan jika anda membiarkan  posisi anda  diombang-ambing oleh pasar.

3.  Trading secara Emosi yang tidak Terkontrol
Emosi adalah sifat manusia dimana kalau anda bisa mengendalikannya maka anda bisa kembali trading menggunakan logika atau akal sehat. Jangan trading yang dilandasi oleh rasa Balas Dendam akibat kerugian  pada saat trading forex dan ingin menebus kerugian dengan cepat. Trading yang dilakukan dengan rasa dendam biasanya akan berakibat kerugian yang lebih besar.
Jika hal ini terjadi pada anda, sebaiknya anda berhenti trading untuk menenangkan hati, lakukanlah evaluasi dan cobalah mencari solusi atas kesalahan yang sudah anda buat.

4.  Trader Pemula kurang Memperhatikan Pentingnya Money Management.
Money Management dalam forex diartikan sebagai pengelolaan dana trading. Money Management ini anda bisa lakukan dengan memperhatikan Leverage yang disediakan Broker.  Leverage/margin ibarat pisau bermata dua, disatu sisi bisa meningkatkan keuntungan dengan sangat cepat, sisi yang lain bisa menggerus modal dengan cepat juga.
Anda bisa mengontrol dan Menggunakan Margin yang disesuaikan dengan modal anda.
Sebaiknya anda belajar teknis money management sebelum bermain forex.

5. Trader Pemula kurang mengerti kondisi pasar yang terjadi
Berita-berita ekonomi biasanya mempengaruhi perdagangan di pasar forex. Anda tidak boleh mengabaikannya . Anda harus menganalisa pergerakan harga menggunakan grafik dan analisa fundamental terhadap berita-berita ekonomi yang ada terkait peristiwa global. Pelajari sebanyak mungkin bagaimana pasar keuangan yang berbeda mempengaruhi satu sama lain dan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain , yaitu saham, obligasi, komoditas dan Forex .
Dengan demikian anda bisa menyesuaikan strategi trading yang akan anda gunakan.
Beda trader pemula dengan trader profesional adalah bahwa trader profesional  lebih fokus pada proses trading dibandingkan mengkhawatirkan tentang jumlah keuntungan atau kerugian yang dapat mereka alami dalam trading .

6. Trader pemula  kurang memantau posisi
Kurangnya pemantauan posisi oleh trader pemula bisa menyebabkan kontrol trading menjadi buruk karena pasti ada pergerakan pasar yang terputus dan tidak terbaca.
Sebaiknya anda tetap terhubung dengan kondisi pasar terbaru dengan tujuan anda bisa mempertahankan dan menambah tingkat pemahaman terhadap pasar forex. Perlu anda ketahui pasar forex buka 24 jam sehingga penting untuk anda menggunakan Pending order pada saat meninggalkan computer yang anda gunakan untuk trading.
Akan teatapi sekalipun Anda menggunakan pending order lengkap dengan level stop dan exit, sebaiknya Anda tetap memonitor posisi trading yang Anda harapkan. Sebagai trader sebaiknya Anda sering memonitor pergerakan harga pasar.