6 Alasan Memilih Berinvestasi di Forex atau Saham

1852
belajar forex

Berinvestasi membutuhkan pertimbangan yang matang supaya kita tidak salah menempatkan dana atau modal. Tujuan utama berinvestasi yaitu bertambahnya dana modal yang kita miliki. Investasi bisa kita lakukan dengan trading forex atau trading saham. Keduanya mempunyai persamaan yaitu sama sama produk investasi dan beresiko mengalami kerugian.

Saat sekarang trading saham maupun forex bisa dilakukan secara online dengan adanya komputer dan internet. Baik trading saham dan trading forex, analisa analisa perlu dilakukan untuk membaca pergerakan harga terutama menggunakan analisis teknikal.

Analisis Teknikal ini adalah kemampuan membaca tren pergerakan harga menggunakan grafik (chart). Ilmu matematika dan statistik dibutuhkan dalam membaca grafik. Untuk menjadi seorang trader profesional yang selalu profit anda harus berusaha menguasai Analisa-analisa teknis dalam trading.

1. Fleksibilitas Trading

Anda bisa melakukan trading forex dari hari Senin – Jumat selama 24 jam non stop dan bisa memperoleh profit dalam dua arah. Anda bisa untung pada saat harga naik atau harga turun. Berbeda halnya dengan trading saham, pasar saham di Indonesia hanya buka dari jam 09.00-16.00 WIB. Jika anda bertrading saham maka anda hanya mendapat profit pada saat harga saham naik saja. Sebaliknya pada saat harga saham turun anda akan rugi.

2. Kompleksitas Trading
Trading forex lebih simple dibandingkan trading saham. Pada Trading forex anda hanya perlu focus pada satu atau dua  pasangan mata uang saja  sedangkan pada trading saham anda harus memilih satu dari ratusan saham perusahaan di pasar saham.

3. Biaya transaksi Trading

Biaya transaksi dalam trading forex yang diperuntukkan broker hanyalah selisih harga Bid dan Ask dan biasanya broker juga meminta Swap Fee pada posisi yang belum di close hari itu. sedangkan dalam trading saham anda dibebani dengan biaya atas pembelian dan penjualan saham yang berkisar 0,15 %  dan 0,25% dari nilai transaksi dan tidak ada biaya Swap fee sehingga saham bisa anda simpan dalam waktu yang lama tanpa kuatir dikenakan biaya apapun
Manipulasi Harga
Bagi mereka yang memiliki modal besar di pasar saham bisa mengatur harga saham secara signifikan sedangkan dalam trading forex dikarenakan nilai pasar forex sangat besar sehingga kecil kemungkinan dimanipulasi.

4. Keamanan Dana Nasabah

Keamanan dana nasabah di pasar saham lebih terjamin dibandingkan di pasar forex karena adanya jaminan dari pemerintah dimana dana nasabah disimpan pada rekening bank milik investor. Selain itu saham yang yang dibeli disimpan di lembaga pemerintah KSEI. Berbeda halnya dengan trading forex, penyimpanan dana tergantung broker yang kita percayai. Misalnya Jika kita membuka akun real trading di broker yang berada di luar negeri ada kemungkinan rawan fraud seandainya legalitasnya tidak jelas dan tutup sewaktu-waktu maka uang kita akan hilang.

5. Risiko Trading

Resiko dalam trading saham lebih terukur dibandingkan trading forex karena saham dibeli sesuai bearnya modal dan fluktuasi harga saham relatif kecil. Resiko kerugian besar dalam waktu sangat singkat bisa diantisipasi. Selain itu juga penurunan batas maksimal harga saham per harinya juga sudah ada ketentuannya. Berbeda jika kita trading forex, dikarenakan dalam trading forex menggunakan leverage minimal 1:100 sampai 1:1000 atau dengan kata lain kita bisa membuka posisi hingga 100-1000 kali lipat dari modal maka kita bisa untung besar dan rugi besar dalam waktu singkat bahkan uang kita bisa habis dalam semalam karena terkena Margin Call.

6. Apa Yang Ditransaksikan

Saham merupakan kepemilikan aset suatu perusahaan. Apa yang anda beli merupakan investasi untuk perusahaan dan akan diinvestasikan kembali oleh perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dari usahanya. Dengan membeli saham secara tidak langsung Jadi anda bisa menjadi menjadi investor sekaligus pemilik perusahaan. Kita akan mendapatkan dividen selama saham tidak kita jual kembali. Berbeda dengan trading forex, kita hanya sebagai pemain saja yang bisa membeli atau menjual kontrak posisi sehingga menyebabkan forex tidak bisa dijadikan sebagai investasi jangka panjang seperti halnya saham yang jika disimpan dalam waktu tertentu nilainya bisa bertambah.

Dengan mengetahui perbedaan di atas tentunya anda bisa membuat keputusan pilihan investasi terbaik untuk anda  apakah Saham ataukah Forex.